Hari Pertama Pengenalan Lingkungan I (Sosial-Budaya) Desa Palopat Maria, Kec. Padangsidimpuan Hutaimbaru.
Oleh: Annisa Fitri (1720400001), mahasiswi PBA, FTIK.

Palopat Maria, 23 Dzulqa'dah 1441 H/15 Juli 2020 M.
Rabu, tepatnya pagi hari setelah bekerjasama membersihkan posko, sebagian dari kami terjun ke lapangan untuk men-survey kegiatan warga di Link I.
Ternyata setelah kami mengadakan wawancara dengan warga,,mereka sedang melaksanakan masak bersama (mardandang), untuk penyambutan keluarga calon mempelai laki2 dalam pelaksanaan penyerahan mahar (tuor, dalam bahasa Batak). Setiap desa pasti memiliki adat yang berbeda dengan desa lainnya. Di desa ini,,kebiasaan setiap menyambut keluarga calon mempelai laki-laki adalah keluarga calom mempelai perempuan melakukan masak bersama (mardandang) sahuta, khusus sanak family ny asaja (koum-koum).
Merebaknya wabah corona, tidak menghalangi mereka untuk melaksanakan perkumpulan-perkumpulan sesuai dengan panduan covid-19. Namun,,sekilas terlihat seperti kondisi biasanya. Sehingga dapat dianalisis, bahwa wabah ini tidak berpengaruh besar terhadap adat di desa ini. Meskipun sebenarnya daerah Padangsidimpuan telah dinyatakan sebagai daerah zona hijau (zona aman) oleh Pemerintah. Akan tetapi, di provinsi lain masih ada permasalahan-permasalahan yg terjadi akibat kondisi kita saat ini (covid-19).
Semoga bumi ini lekas sembuh dari wabah ini.
*اللهم ادفع عنا الغلاء والبلاء والوباء*
Ya Allaah, angkatlah (segera) dari kami
kondisi (kelaparan), dan musibah, dan wabah.


Komentar