KKL ku yang Sekarang Tidak seperti KKL mu yang dulu.

     By: Zainal Abidin Matondang 
Nim:1740200272

     Assalamualaikum wr wb.
Hello guysss.


      Kuliah Kerja lapangan, adalah sebuah kegiatan wajib mahasiswa.  Karena hal itu telah di atur di (TRI DHARMA PERGURUAN TINGGI) yaitu :
1.pendidikan dan pengajaran.
2.penelitian dan pengembangan.
3.pengabdian kepada masyarakat. 
    
    Jadi KKL itu merujuk kepada poin ke 3 pada TRI DHARMA PERGURUAN TINGGI yaitu pengabdian kepada masyarakat. KKL yang di adakan IAIN PADANGSIDIMPAUN pada tahun ini terasa berbeda di karenakan terjadinya Pandemi COVID19 (Corona virus Disease 19). Mengakibatkan KKL yang semula di ganti dengan kata KKLDR, yang dimana KKLDR ini memiliki peraturan - peraturan atau batasan yang berbeda. Mulai dari pembatasan interaksi dengan masyarakat,  yang harus menaati protokol kesehatan, dan batasan - batasan lain nya. 
   
 Disini penulis juga adalah salah satu peserta KKLDR ini, dimana mendapatkan cerita - cerita dari kawan - kawan mahasiswa peserta KKLDR. Dimana para peserta KKLDR Mengatakan KKLDR ini tidak asik dikarenakan adanya batasan - batasan tertentu dan fasilitas yang tidak dapatkan dari pihak Kampus dalam KKL kali ini. Namun ada juga dari beberapa kawan - kawan mahasiswa mengatakan KKL pada tahun ini sangat berharga dikarenakan,  butuhnya campur tangan mahasiswa untuk mengatasi pandemi COVID 19 ini dan Krisis ekonomi, sosial, dan pendidikan di tengah - tengah masyarakat pada saat ini.

    Penulis melaksanakan KKLDR dengan berkelompok namun tetap merujuk pada Jutlak/juknis KKLDR dari LPPM IAIN PADANGSIDIMPUAN. Yang mengatur masalah protokol kesehatan. Penulis membuat kelompok dengan 19 rekan - rekan mahasiswa yang berasal dari seluruh fakultas di kawasan IAIN padangsidimpaun. 

    Kelompok ini memilih kota Padangsidimpuan, kecamatan Hutaimbaru, kelurahan Palopat Maria,  Lingkungan 1. Sebagai lokasi pengabdian kepada masyarakat. 

       Para peserta KKLDR bertemu dengan bapak lurah Palopat Maria.

    Pertemuan dengan bapak lurah ini pada hari rabu 15 juli 2020, untuk meminta izin kepada bapak, dan mendapatkan sambutan yang hangat dari bapak lurah tersebut. 
    penulis juga dan kawan - kawan peserta KKLDR menyampaikan program kerja untuk satu bulan kedepan. Dan mendapatkan apresiasi dari bapak lurah tersebut. 

    penulis dan kawan - kawan peserta KKLDR Melanjutkan berinteraksi dengan bapak kepala lingkungan 1 dan dengan para masyarakat. Pada hari kamis 16 juli 2020.


    Temu ramah dengan bapak kepala lingkungan dan masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan dengan membuat jarak namun tidak mengurangi kehangatan temu ramah tersebut. 

    Setelah itu peserta KKLDR memulai agenda KKL dengan membuat posko peristirahatan di salah satu rumah.
    

    Rumah ini akan menjadi tempat untuk diskusi dan bertukar pikiran mengenai rencana - rencana progja yang akan di laksanakan satu bulan kedepan agar lebih maksimal. 

    Dan memaksimalkan posko tersebut agar nyaman di tempati makan kawan - kawan melakukan kerja bakti 


       Sehingga di harapkan menjadi posko yang nyaman dan dapat juga memutus rantai penyakit.  Termasuk juga memutuskan rantai PADEMI COVID 19.  dengan lingkungan yang asri indah dan permai. 


    Sekian tulisan penulis pada awal ini. Semoga bermanfaat bagi kawan - kawan yang melaksanakan KKLDR dimanapun berada.  
Tetap patuhi protokol kesehatan. 
Jangan bosan mengunjungi Blogger penulis ini.
Semangat ✊ 

    YAKIN USAHA SAMPAI 

Wassalamualaikum wr wb


Komentar

Dona sapitri mengatakan…
Semangat Abanganda dan kakanda semoga KKL sukses
Dhill mengatakan…
Semangat terus kakak-kakak mahasiswa!
Izin kritik ya kak, menurut saya kurang banyak perbandingan yg dicantumkan dalam isinya karna seperti pada judul di tuliskan "KKL ku yang sekarang tak seperti KKL mu yang dulu" dari judul itu pembaca akan memikirkan tentang perbandingan antara KKL yang sekarang dengan KKL yang dulu dan dalam isinya lebih dominan pendeskripsian KKL yang sekarang, jadi menurut saya hanya terlalu sedikit perbandingan yang di paparkan kak.
Terimakasih kak
Khoirul Fauzi Hasibuan mengatakan…
Iyaa nasib angkatan kita gini.
Tapi syukuri aja.nikmati aja alur nya pasti ada berkahnya di kelak kemudia hari
Dhill mengatakan…
Semangat terus kakak-kakak mahasiswa!
Izin kritik ya kak, menurut saya kurang banyak perbandingan yg dicantumkan dalam isinya karna seperti pada judul di tuliskan "KKL ku yang sekarang tak seperti KKL mu yang dulu" dari judul itu pembaca akan memikirkan tentang perbandingan antara KKL yang sekarang dengan KKL yang dulu dan dalam isinya lebih dominan pendeskripsian KKL yang sekarang, jadi menurut saya hanya terlalu sedikit perbandingan yang di paparkan kak.
Terimakasih kak
Laila Suhro Hasibuan mengatakan…
Keep fighting for usπŸ’ͺ
Ade Anggraini Harahap mengatakan…
Disuruh koment ama ketua kkl palopat maria lingkungan I πŸ˜…πŸ˜…
Unknown mengatakan…
Never Give up
Jangan menyerah akibat keadaan ini
Jaga kesehatan agar terhindar dari covid 19






Unknown mengatakan…
Mantap abanganda tetap semangat yakin dan usaha untuk kklnya walau kkl.tahun ini berbeda tapi buatlah dengan kkl yang berbeda ini menjadi kkl yang lebih baik dan juga selalu jaga kebersihan agar terhindar dari wabah yang sekarang ini semangat terus buat abang dan kakak πŸ’ͺ
Hasmarisme mengatakan…
Assalamu'alaikum
Semoga kita selalu didalam perlindungan Allah Swt dan dimudahkan segala urusan kita.
Tulisan yang bisa saya jadikan referensi acuan bertindak untuk saya sebagai mahasiswa semester muda.
Baik, sedikit kritik dari saya untuk penulisan karya tulis ini bahwa didalam nya ada beberapa kerangka tulisan yang tidak sesuai dengan kaidah EBI seperti misalnya terdapat penggunaan kata berlebih didalam kalimat "kawan-kawan peserta KKLDR" seharusnya lebih tepat "peserta KKLDR" saja atau bisa juga "kawan-kawan KKLDR" karena sejatinya kawan-kawan adalah otomatis peserta, dan peserta adalah penulis dan kawan-kawan.
Terimakasih YAKUSA
Hasmarisme mengatakan…
Assalamu'alaikum
Semoga kita selalu didalam perlindungan Allah Swt dan dimudahkan segala urusan kita.
Tulisan yang bisa saya jadikan referensi acuan bertindak untuk saya sebagai mahasiswa semester muda.
Baik, sedikit kritik dari saya untuk penulisan karya tulis ini bahwa didalam nya ada beberapa kerangka tulisan yang tidak sesuai dengan kaidah EBI seperti misalnya terdapat penggunaan kata berlebih didalam kalimat "kawan-kawan peserta KKLDR" seharusnya lebih tepat "peserta KKLDR" saja atau bisa juga "kawan-kawan KKLDR" karena sejatinya kawan-kawan adalah otomatis peserta, dan peserta adalah penulis dan kawan-kawan.
Terimakasih YAKUSA
Cicin lubis mengatakan…
Semangat bg walaupun dalam tekanan covid 19 tetap memperhatikan protokoler kesehatan
Anggi Raju Valentine SP mengatakan…
πŸ‘πŸ‘
Semangat kanda 😊πŸ’ͺ
Jean Fadhila mengatakan…
Semangat kaka abang!!😊
Mtd mengatakan…
Lanjutkan dan semangat
Indra Romadhon mengatakan…
Lanjutkann perjuangan,,,
Anonim mengatakan…
Suka dengan title pembahasan

Semangat terusss
Suaidah Lubis mengatakan…
Keep spirit😊

Postingan populer dari blog ini

(Day-2) SOSIALISASI DARING

Buy from home betul-betul memudahkan Physical Distancing